Sunday, January 20, 2013

Cinta Tak Pernah Salah

Jodoh sungguh unik, jika tidak boleh dinyatakan sebagai misteri.
Ia memang hak prerogatif Sang Pencipta. Orang bisa menebak, dapat pula menolak, tapi kadang hasilnya menjebak.

Benci menjadi rindu, suka berbalik sembilu.
Yang dekat dan begitu lekat, terpisah karena kejadian sederhana.
Yang jauh, baik dalam jiwa maupun raganya, menyatu karena hal sepele.

Inilah jodoh, pemberi makna pada kehidupan. Fenomenanya melahirkan Cinta. Kecintaannya menjadikan langgengnya semangat setiap manusia. Selayaknya setiap orang harus belajar dari sang guru dalam berinteraksi dengan jodoh. Guru yang disediakanNya terserak di sekeliling. Guru yang terlampaui bersama waktu, dan baru terlihat setelah waktu telah berlalu. Guru yang dikenal dengan nama lainnya "Pengalaman."
Sehingga orang tak mudah lagi memaksakan diri. Mencintai adalah fitrah. Mencintai adalah hak insani.
Namun, memiliki dan berjodoh, lain cerita, lain pula jawabannya. ^^

Friday, January 18, 2013

Ingin Kubagi Cinta tuk mereka ^^

Setiap pagi kutelusuri jalan setapak menuju sekolah ku . . . yah jalan ini yang tercepat menjangkaunya... namun bila kuingin menghirup udara segar aku dapat memilih sisi jalan lain,,menyusuri tepi danau yang tenang dangan tumbuhan tanaman hias sepanjang jalan. Jalan itu kulalui bila waktu masih panjang. Tapi, klo sudah terlambat mesti lewat jalan setapak itu..

Ada keunikan sendiri menyusuri jalan setapak,,, rumah-rumah kecil kulalui,,, rumah-rumah tempat bernaung para siswaku,,,tempat mereka berkumpul bersama keluarga.

Ada senyum mereka menyapaku,,,bila kumasuki gerbang sekolah....
itu sudah cukup untuk membangkitkan semangatku di pagi itu....
Kadang saya duduk terhenyak sambil memperhatikan keceriaan mereka di dalam kelas maupun di luar kelas... beberapa diantara mereka ada yang harus bekerja untuk membantu keluarga. bahkan waktu mereka tersita banyak untuk urusan itu. kehidupan keras mengiringi setiap langkah mereka.
Ada beberapa malam kulalui dengan sengaja untuk sekedar mengintip aktivitas mereka di luar. dan sangat mudah,,, saya tinggal menyusuri tepi pantai di kota ku untuk mendapatkan sosok mereka... Pernah suatu malam disaat cuaca sangat dingin dibawah gerimis hujan yang lumayan deras,, kulalui jalan-jalandi pinggiran kota ku itu, tempat pusat keramaian malam kotaku,,, harapku sih aku tak ingin menemui sosok mereka,, namun masih saja kutemui sosok mereka,, anak-anak kecil yang belum cukup umur, masih ada berkeliaran di jalan di atas pukul 10 malam...
begitu hebat mereka,,, memiliki peran ganda,, dimalam hari mereka bagaikan sosok yang sangat tegar, kegigihan untuk mendapatkan sekeping rupiah,, dipagi hari mereka menjadi siswa yang haus akan perhatian.

Lamunanku buyar,,ketika salah satu dari mereka menghampiri ku,,, dia berkata, "Bu, semalam qta cari ka buu? tanyanya... memang pernah suatu malam saya mampiringin melihat-lihat suatu bangunan yang baru saja berdiri,, dan tidak sengaja bertemu dengan salah satu dari mereka.. anak laki-laki bertubuh kecil yang tergopoh-gopoh membawa sekeranjang berisi minuman untuk dijual.
"oh, iye nak,, ibu tanyain ma temanmu...!" jawabku segera. dan tanpa kuduga,, anak itu malah meledekku..." hmm,, Ibu kata temanku (dia menyebut nama temannya yang kutemui semalam-red), tampaknya Ibu lagi galau yah buu,,kok ke pantai sendirian, tidak bawa tas cman memakai baju tidur dan jaket..!" serangnya padaku.. hahahha,,saya hanya bisa tertawa,,dasar anak-anak jaman sekarang begitu cepat proses pendewasaan mereka...itu mungkin karena lingkungan dan tayangan TV yang dinontonnya..
Begitulah kadang saya memposisikan diriku layaknya teman bagi mereka,,dengan jadi teman tak ada jarak antara kami,,, mereka jadi banyak berbagi cerita dengan saya.

Jika dari kemajuan akademik,,mungkin siswa kami sangat jauh tertinggal,, tapi mereka tetap saja anak-anak yang cerdas,,seorang anak tak dapat dinilai hanya dari selembar hasil prestasi akademik mereka,,,sekolah mereka yang sebenarnya adalah bagaimana mereka beradaptasi dengan lingkungan mereka,,, sikap mereka dalam merespon semua dimensi kehidupan mereka.

Semoga secuil cinta yang kumiliki dapat kubagi buat mereka,,karena saya tahu Sang Pemilik Cinta Yang Maha Luas hanya milikNya... kuhanya ingin memberikan apa yang kumiliki untuk mereka dapat sedikit memiliki bekal untuk mereka menentukan langkah mereka kelak. Insya Allah. Mereka jadi inspirasiku untuk bisa terus belajar agar dapat memberikan mereka merasa nyaman, bagaimana saya bisa masuk ke dunia mereka,,, karena saya yakin dengan memahami dunia mereka merupakan jalan yang mudah bisa menitipkan nilai-nilai yang mereka perlukan nantinya, meski itu tidak semudah membalikkan telapak tangan dimana karakter yang sudah terbentuk dari lingkungan sekitar mereka selalu menjadi tantangan bagi kami sebagai pendidik. Berangkat dari niat yang tulus,, semoga slalu diberi petunjuk dan kemudahan bagiNya . . . Semangaaaat fhy^^ !

Separuh Hati . . .

...
Suatu waktu yang terasa sangat lama dan asing ... perempuan akhir zaman yang mencoba untuk membuka hati untuk sebuah Cinta yang menghampiri . . . Cinta Lama,,, yang perempuan itu yakini begitu tulus dan suci . . . ternyata ternoda dengan sebuah keraguan dan kadar yang mulai berkurang . .

Ada kisah kekecewaan dibalik kurangnya kadar itu . . . suatu yang terjadi di masa silam ternyata sangat membekas di hati sang pembawa Cinta . . .

Perempuan sebagai makhluk yang diciptakanNya... dengan segala penyempurnaanNya ... dia mungkin ditakdirkan menjadi makhluk yang tegar namun hatinya sangat lembut dan perasa...

Perempuan itu merasakannya,,, ada jurang yang terkoyak antara 2 hati yang mencoba tuk bersatu . . . ada jarak yang terbentang,,, namun lagi-lagi perempuan itu tak peduli . . . dan terus yakin semuanya baik-baik saja . .

Hanya sang waktu yang dapat menjawab semua kegelisahaan di hati perempuan itu . . . ada sisi yang membuat dia tidak berdaya . . . bagaimana pun usaha perempuan itu,,,semuanya dikembalikan dengan takdir yang berlaku padanya .... yahhh Takdir sang Pemilik Cinta di Jagat Raya ini,,,
tak ada satu pun makhluk yang dapat mencegat kehendakNya . . .

Terseok dalam garis waktu . . . mencoba untuk tetap memberikan kasih sayang yang tulus . . . mencoba menambal lubang-lubang yang tercipta dengan pengertian dan empati . . .
"Ana Uhibbukum Fillah"  sebaris kalimat yang mampu membuat ketegaran dan sunggingan senyuman di bibir perempuan itu. dia mungkin tidak akan berhenti berharap . . . ada jalan tuk mengembalikan semua yang hilang . . . meski Separuh Hati yang tersisa . . . adakah asa tuk menyatukan dengan separuh hati yang lain?? Bila sudah tiba masa itu,,, apabila sekeping hati tlah menemukan pasangannnya...tentunya pasangan yang telah ditentukanNya ,,, maka tak ada satu pun perkara yang dapat menghalaunya . . .  itulah keyakinan perempuan itu...